Dari Jakarta ke Enam Kota, Cara Wine Australia Menaklukkan Meja Makan Asia Tenggara

 Dari Jakarta ke Enam Kota, Cara Wine Australia Menaklukkan Meja Makan Asia Tenggara

Pameran “Taste Beyond” Sukses Digelar di Indonesia | IST

DUNIAEOJAKARTA.COM – Ada yang berbeda dari gelaran wine showcase kebanyakan. Ketika lebih dari 100 importir, distributor, sommelier, dan profesional perhotelan berkumpul di The Westin Jakarta, mereka tidak sekadar datang untuk mencicipi. Mereka datang mencari sesuatu yang lebih dalam, sebuah cerita di balik setiap botol yang dibuka.

Adalah Australian Wine Showcase dengan tema “Taste Beyond” yang menjadi penutup rangkaian tur enam kota di Asia Tenggara. Pameran ini bukan sekadar ajang pamer produk. Ia adalah sebuah pernyataan bahwa Australia punya lebih dari sekadar Shiraz yang selama ini melekat di ingatan banyak orang.

Enam Kota, Satu Cerita
Perjalanan ini dimulai pada 5 Oktober dan berakhir pada 16 Oktober 2026. Enam kota menjadi saksi bagaimana para produsen wine Australia membangun jembatan dengan pelaku industri lokal. Bangkok, Ho Chi Minh City, Hanoi, Manila, Kuala Lumpur, dan Jakarta. Masing-masing punya cerita, masing-masing punya tantangan.

Yang menarik, ini bukan pertama kalinya Wine Australia menggelar acara serupa. Pada 2024, program serupa menarik hampir 800 pengunjung dari kalangan pelaku industri di empat pasar Asia Tenggara. Tapi tahun ini ada yang baru. Malaysia untuk pertama kalinya masuk dalam daftar destinasi. Sebuah langkah ekspansi yang membuka lebih banyak peluang bagi produsen Australia untuk bertemu mitra industri di kawasan.

Paul Turale, General Manager Market Development Wine Australia, menyebut antusiasme pelaku industri di Jakarta sebagai sinyal positif. “Banyak peserta yang tertarik untuk mengenal wine Australia lebih jauh, mulai dari berbagai wilayah penghasil dan ragam jenis anggurnya hingga karakteristik wine yang dihasilkan,” ujarnya.

Di balik kemeriahan acara, ada data yang membuat mata pelaku industri berbinar. Pada periode Juli 2025 hingga Juni 2026, Indonesia menjadi salah satu pasar wine Australia dengan pertumbuhan tercepat di Asia. Volume ekspor melonjak 88 persen menjadi 864.000 liter. Sementara nilai ekspornya meningkat empat kali lipat menjadi A$21 juta.

Angka ini bukan sembarang angka. Ia menunjukkan bahwa pasar Indonesia, khususnya Jakarta dan Bali, punya daya serap yang luar biasa terhadap wine Australia. Permintaan datang dari berbagai kalangan. Ekspatriat, wisatawan mancanegara, dan tentu saja konsumen Indonesia dengan daya beli kuat.

Secara keseluruhan, nilai ekspor wine Australia ke Asia Tenggara mencapai A$293,9 juta untuk periode 12 bulan yang berakhir pada Juni 2026. Rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 7,2 persen selama lima tahun terakhir. Sebuah tren yang konsisten dan menjanjikan.

Inovasi di Balik Panggung
Bagi seorang event organizer, kesuksesan acara seperti ini tidak datang tiba-tiba. Ada perencanaan matang, ada strategi yang terukur. Tema “Taste Beyond” dipilih bukan tanpa alasan. Ia mengundang para peserta untuk melampaui batas pengetahuan konvensional tentang wine Australia.

Format acaranya pun dirancang untuk membangun koneksi emosional. Bukan sekadar pameran dan pencicipan, tapi juga masterclass dan guided tasting. Peserta diajak memahami karakteristik wine Australia, mengeksplorasi keberagamannya, dan memahami tren yang membentuk industri saat ini.

Lanskap wine Australia sendiri menawarkan cerita yang tak ada habisnya. Di 65 wilayah penghasil wine, perbedaan iklim, kondisi tanah, ketinggian, dan karakter geografis menciptakan wine dengan karakter yang beragam. Mulai dari wine dengan ciri khas wilayah beriklim sejuk hingga wilayah beriklim lebih hangat.

Keberagaman ini juga tercermin dalam proses pembuatan wine. Pengetahuan dan keterampilan yang diwariskan dari generasi ke generasi berjalan beriringan dengan eksperimen menggunakan jenis anggur alternatif, wilayah penghasil baru, serta karakter wine yang baru. Di saat yang sama, para produsen terus mengeksplorasi pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam budidaya anggur dan produksi wine.

Kunci Sukses di Balik Layar
Ada satu hal yang sering luput dari perhatian publik ketika membicarakan kesuksesan sebuah acara. Yakni kemampuan event organizer untuk menciptakan ruang di mana pertemuan antar manusia bisa menghasilkan sesuatu yang produktif.

Dalam Australian Wine Showcase, ruang itu tercipta melalui sesi guided tasting dan diskusi bersama para pelaku industri. Di sinilah produsen Australia bisa memperoleh wawasan langsung mengenai dinamika perdagangan lokal, preferensi konsumen, dan peluang baru yang berkembang. Sementara pelaku industri lokal bisa mengenal lebih jauh para pembuat wine, cerita di baliknya, dan karakter wine yang dihasilkan.

Kesegaran, keseimbangan, dan karakter wine Australia yang mudah dipadukan dengan makanan menjadikannya pilihan yang selaras dengan budaya kuliner Asia Tenggara yang dinamis. Ini bukan sekadar klaim. Ini adalah hasil dari pemahaman mendalam tentang selera pasar.

Ada satu kalimat dalam siaran pers yang menarik untuk dicermati. “Berbagai elemen tersebut membentuk lanskap industri wine Australia yang terus berkembang, sekaligus membuka kesempatan bagi para mitra industri untuk menemukan sesuatu yang familiar maupun yang baru.”

Kalimat ini merangkum esensi dari apa yang ditawarkan Wine Australia. Di satu sisi, mereka menghadirkan kualitas yang sudah dikenal. Di sisi lain, mereka mengundang untuk menjelajahi hal-hal baru. Sebuah keseimbangan yang tidak mudah dicapai, terutama dalam industri yang penuh dengan tradisi namun juga menuntut inovasi.

Bagi para pelaku industri kuliner dan perhotelan Indonesia, acara seperti ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Bukan hanya dalam hal penyediaan wine, tapi juga dalam pengembangan pengalaman bersantap yang lebih kaya. Wine Australia menawarkan beragam karakter yang cocok dipadukan dengan berbagai jenis hidangan, dinikmati dalam berbagai momen, dan disesuaikan dengan berbagai preferensi.

Jejak yang Tertinggal
Setiap acara pasti meninggalkan jejak. Bagi Wine Australia, jejak itu adalah hubungan yang semakin erat dengan mitra industri di Asia Tenggara. Bagi pelaku industri Indonesia, jejak itu adalah pengetahuan baru tentang keberagaman wine Australia.

Dan bagi kita yang mengamati dari kejauhan, ada pelajaran yang bisa dipetik. Bahwa kesuksesan sebuah acara tidak semata-mata ditentukan oleh kemegahan venue atau banyaknya peserta. Ia ditentukan oleh seberapa dalam acara itu mampu menciptakan koneksi, membangun pemahaman, dan membuka peluang.

Australian Wine Showcase 2026 telah membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, sebuah acara bisa menjadi lebih dari sekadar pameran. Ia bisa menjadi jembatan yang menghubungkan dua dunia, dua budaya, dan dua pasar yang berbeda.

Dan di sinilah seni seorang event organizer diuji. Bukan hanya kemampuan mengatur logistik dan teknis acara, tapi juga kemampuan memahami apa yang dibutuhkan oleh para peserta, dan menciptakan pengalaman yang melampaui ekspektasi. |WAW-DEOJ

Related post