Merangkai Panggung Kepemimpinan yang Bernyawa Di Balik Piala dan Podium
CEO FIFGROUP, Siswadi, dianugerahi sebagai CEO of the Year 2025, yang diberikan Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto
DUNIAEOJAKARTA.COM – Ruang ballroom Shangri-La Hotel Jakarta tak sekadar menjadi tempat penyerahan penghargaan. Ia berubah menjadi ruang kuliah interaktif, galeri inspirasi, dan panggung perayaan atas seni memimpin. Acara Infobank Top 100 CEO and The Future Leaders Forum & Appreciation 2025 berhasil melampaui format seremoni konvensional. Ia bukan hanya memberi penghormatan, tetapi merajut sebuah pengalaman yang dalam tentang makna kepemimpinan.
Inovasinya terletak pada integrasi yang cerdas antara apresiasi dan edukasi. Seusai momen pemberian penghargaan kepada 100 CEO, 39 CEO Muda, dan 200 Future Leaders—seperti yang diraih Siswadi dari FIFGROUP sebagai CEO of the Year 2025 dan Daniel Hartono sebagai bagian dari The Next Future Leaders—acara ini langsung bergulir menjadi forum pembelajaran.
Tema “The Heart of Leadership – The Future Depends on What You Do Today” diwujudkan dalam serangkaian sesi yang substansial. Peluncuran dan bedah buku Leadership – Thinking and Practice karya Ignasius Jonan menghadirkan refleksi personal dari seorang pemimpin senior. Sesi Economic Outlook 2026 menawarkan pijakan strategis untuk menyusun langkah ke depan. Perpaduan ini menciptakan alur acara yang mengalir dari refleksi, apresiasi, hingga persiapan visioner.
Keunikan acara ini adalah kemampuannya menciptakan dialog tanpa hierarki. Panggung yang sama diisi oleh pemenang penghargaan seperti perwakilan FIFGROUP, Benny Setiawan, penerima penghormatan dari senior bankir Agus D.W. Martowardojo dan Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, para penulis buku, dan ekonom. Interaksi ini menghasilkan ekosistem tempat para pemimpin dari berbagai generasi dan latar belajar bersama.
Kehebohan yang sehat tercipta di sela-sela acara, di mana para CEO, future leaders, dan pakar berbaur. Bukan hanya tentang menjaring kenalan, tetapi lebih kepada tukar cerita, mengonfirmasi ide dari sesi diskusi, dan melihat langsung wajah-wajah baru yang akan menentukan arah bisnis Indonesia. Momen foto bersama setelah seremoni menjadi bukti visual dari jaringan kepemimpinan yang sedang diperkuat.
Lantas, apa kunci sukses penyelenggaraan event berskala dan bertingkat seperti ini? Pertama, klarifikasi tujuan yang tajam. Acara ini jelas bukan sekadar pemberian trofi, melainkan upaya membangun mindset dan komunitas kepemimpinan. Kedua, kurasi konten yang berbobot. Dengan menghadirkan buku baru, analisis ekonomi, dan apresiasi dalam satu paket, nilai yang diterima audiens menjadi multidimensi. Ketiga, eksekusi logistik yang presisi. Menyatukan ratusan tokoh puncak dan calon pemimpin di satu venue memerlukan koordinasi tingkat tinggi, mulai dari pengaturan tempat duduk, timing sesi, hingga manajemen protokol, agar setiap momen berjalan lancar dan bermartabat.
Acara yang digelar Infobank Media Group ini menunjukkan bahwa event organizer kelas tinggi tidak lagi hanya menyewa venue dan mengatur sound system. Perannya telah berkembang menjadi experience architect, perancang pengalaman yang meninggalkan bekas di pikiran dan hati para pesertanya. Mereka berhasil mengubah sebuah siaran pers tentang pemenang penghargaan menjadi sebuah narasi hidup tentang kepemimpinan, di mana setiap tepuk tangan, setiap slide presentasi, dan setiap jabat tangan adalah bagian dari cerita yang lebih besar tentang masa depan Indonesia.
Akhirnya, ketika Benny Setiawan mendedikasikan penghargaan FIFGROUP kepada seluruh karyawan di Indonesia, pesan itu bergema lebih dalam. Ia menyadarkan bahwa panggung kepemimpinan yang sesungguhnya jauh lebih luas dari ballroom hotel mewah. Ia ada di setiap kantor, lapangan, dan lokasi di mana visi diubah menjadi aksi. Dan event seperti inilah yang mengingatkan semua orang akan hal itu. | WAW-DEOJ