Menjawab Kelangkaan SDM Teknis di Balik Layar Event Besar
Wednesday, 15 October 2025
Menjawab Kelangkaan SDM Teknis di Balik Layar Event Besar

DUNIAEOJAKARTA.COM – Dalam setiap hajatan akbar, dari konser megah hingga pameran industri, yang tersoroh hanyalah panggung gemerlap dan pengisi acara. Hampir tak seorang pun menengok ke belakang, pada puluhan kendaraan logistik yang menjadi urat nadi operasional. Mereka harus sampai tepat waktu, dalam kondisi prima, dan termonitor dengan cermat. Di sanalah tantangan sesungguhnya bermula.
Industri event organizer (EO) di Indonesia bergerak dalam denyut yang semakin cepat. Tapi di balik ritme yang dinamis itu, tersembunyi sebuah persoalan klasik yang menggerus efisiensi keseluruhan rantai pasok. Armada transportasi, sang penopang logistik acara, seringkali menjadi titik lemah yang tak terlihat.
TransTRACK Academy, lembaga pelatihan di bawah naungan TransTRACK, membaca kegelisahan itu. Mereka meluncurkan program pelatihan fleet engineering, sebuah terobosan yang disebut-sebut bakal menjawab salah satu tantangan paling krusial di industri yang sangat mengandalkan mobilitas.
“Dalam sistem pengelolaan armada modern, peran fleet engineering bukan hanya soal teknis kendaraan semata,” tutur Anggia Meisesari, Founder & CEO TransTRACK. Ia menekankan bahwa peran tersebut memiliki kontribusi strategis dalam menjaga denyut nadi operasional dan efisiensi bisnis, termasuk di dalamnya industri penyelenggara acara.
Bayangkan sebuah festival musik yang menghadirkan artis dari berbagai kota. Perjalanan armaturnya harus mulus, peralatan audio-visual harus tiba tanpa cacat, dan generator listrik cadangan harus siap sedia. Setiap jeda, setiap keterlambatan, berpotensi memupuskan pengalaman penonton yang sudah dinanti-nanti.
Pelatihan fleet engineering ini hadir sebagai salah satu dari tiga pilar utama yang dikembangkan TransTRACK Academy, selain digital supply chain dan computer engineering. Ketiganya dirancang untuk mempertajam kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital, khususnya dalam memanfaatkan Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), dan Data Analytics.
Budi Santosa, Head of TransTRACK Academy, membeberkan realitas di lapangan. Di sektor transportasi dan logistik yang menjadi tulang punggung banyak EO besar, adopsi sistem fleet management berbasis IoT masih terbatas. Biaya tinggi dan minimnya tenaga teknis terlatih menjadi penghambat utamanya.
“Dari sisi sumber daya, kesenjangan kompetensi teknisi menjadi tantangan utama,” ujar Budi. Banyak pekerja, menurutnya, masih berkutat dengan sistem konvensional dan belum akrab dengan teknologi digital seperti GPS, sensor kendaraan, dan analisis data armada. Akibatnya, efisiensi operasional, pemeliharaan preventif, dan pengawasan berbasis data menjadi tidak optimal.
Program yang terdiri dari delapan sesi ini dirancang komprehensif. Materinya tidak hanya menyentuh aspek komunikasi dan administrasi, tetapi juga merambah kelistrikan dasar kendaraan, pengenalan GPS tracker dan sensor, tata cara instalasi perangkat, aplikasi GPS dan integrasi sistem, hingga teknik troubleshooting dan maintenance.
Yang menarik, program ini tidak berhenti pada teori. Peserta akan mendapat pengalaman praktik langsung di lapangan, sebuah metode yang diharapkan dapat mempercepat adaptasi dengan realitas dunia logistik yang sesungguhnya.
Setiap peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat kompetensi. Mereka yang menunjukkan performa terbaik bahkan berpeluang bergabung dengan tim profesional TransTRACK, jika memenuhi standar teknis dan etika kerja perusahaan.
“Kesempatan ini membuka jalan bagi para lulusan untuk mengembangkan karir di bidang teknologi transportasi dan manajemen armada,” pungkas Anggia. Ia berharap, melalui pelatihan ini, TransTRACK Academy tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga turut membangun ekosistem SDM unggul yang siap mendorong kemajuan industri, termasuk di dalamnya para event organizer yang dayanya bergantung pada kelancaran logistik.
Di balik panggung yang sempurna, selalu ada kendaraan yang tiba tepat waktu dan peralatan yang berfungsi sempurna. Kini, ada upaya serius untuk memastikan orang-orang yang menjaganya pun sama andalnya dengan pertunjukan yang mereka dukung. |WAW-DEJ