PELUNCURAN & DISKUSI BUKU: Pembangunan untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami
DUNIAEOJAKARTA.COM – Di tengah gemuruh narasi pembangunan infrastruktur dan ekonomi, ada cerita-cerita yang sering kali tenggelam, suara-suara yang justru terdorong ke pinggir. Suara itu adalah suara perempuan dari kampung-kampung mereka. Kisah-kisah inilah yang hendak diangkat ke permukaan dalam peluncuran dan diskusi buku “Pembangunan untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami”.
Acara yang digelar pada Selasa, 25 November 2025 di Kedai Patjarmerah, Posbloc, Jakarta Pusat ini bukan sekadar seremoni peluncuran buku belaka. Ini adalah ruang pertemuan bagi para pegiat, peneliti, dan yang paling penting, para perempuan yang hidupnya langsung tersentuh bahkan terdampak oleh proyek-proyek pembangunan.
Inovasi acara ini terletak pada komposisi panelisnya yang dirancang untuk membangun percakapan yang utuh dan berbasis pengalaman nyata. Menghadirkan Asmania, warga asli Pulau Pari, diskusi ini mendapatkan testimoni langsung dari lapangan. Kehadirannya akan melengkapi analisis dari Meike Inda Erlina dari Trend Asia yang membawa perspektif kebijakan dan lingkungan, serta Triana Komalasari dari Gugus Kerja Perempuan dan Kebhinekaan Komnas Perempuan yang akan menyoroti aspek hak asasi perempuan.
Anita Dhewy, sang penulis buku dari Tim Redaksi Khusus Konde.co, dan Salsabila Putri Pertiwi, Wakil Pemimpin Redaksi Konde.co, akan memaparkan proses jurnalistik di balik pengumpulan cerita-cerita tersebut, menjembatani antara fakta di lapangan dengan reportase yang mendalam.
Keunikan acara ini adalah upayanya untuk tidak hanya menyajikan diskusi kering, tetapi juga menghadirkan nuansa yang menyentuh jiwa melalui penampilan khusus Paduan Suara Gitaku. Musik dan lagu diharapkan dapat menjadi medium lain yang menyampaikan emosi dan semangat dari kisah-kisah yang tertuang dalam buku.
Kunci sukses acara semacam ini adalah kemampuannya menghadirkan narasumber yang bukan hanya ahli di bidangnya, tetapi juga, dan ini yang utama, melibatkan subjek cerita secara langsung. Kolaborasi antara Konde.co, Marjin Kiri, Trend Asia, dengan dukungan Patjarmerah, menciptakan sebuah ekosistem event yang kuat, di mana media, penerbit, lembaga riset, dan komunitas bersinergi.
Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini menjanjikan sebuah eksplorasi mendalam tentang makna pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender. Ia mengajak kita untuk mempertanyakan kembali, untuk siapa sebenarnya roda pembangunan itu berputar, dan apakah suara perempuan telah benar-benar didengar.
Pendaftaran dapat diakses melalui tautan https//bit.ly/Daftardiskusikonde. Sebuah diskusi yang tidak hanya mencerahkan, tetapi juga berpotensi memotivasi lahirnya kebijakan yang lebih memanusiakan. |WAW-DEOJ