Seni Merayu Pengunjung GIIAS 2026: Kia Bikin “Zona Korea” dan Hadiah Rp 50 Juta
BOOTH KIA GIIAS-26
DUNIAEOJAKARTA.COM – TANGERANG (3/8), Ada perbedaan mendasar antara sekadar memajang mobil di pameran dan menciptakan pengalaman yang membuat orang rela mengantre berjam-jam. Kia Sales Indonesia memilih jalur kedua di GIIAS 2026. Di tengah hiruk-pikuk pameran otomotif tahunan yang berlangsung hingga 9 Agustus mendatang di ICE BSD, mereka tidak hanya menyapa pengunjung dengan 12 lini kendaraan terbaru, tetapi juga dengan sebuah narasi bernama “Drive You Proud”.
Bagi para pelaku industri event dan MICE, kehadiran Kia di Hall 3 ICE BSD ini menawarkan studi kasus menarik tentang bagaimana sebuah merek dapat mentransformasi lahan pameran menjadi wahana penceritaan imersif. Ini bukan sekadar pameran dagang, ini adalah panggung untuk menegaskan status baru Kia sebagai entitas yang berdiri independen di Indonesia.
Strategi ini tampak jelas sejak pertama kaki melangkah masuk. Kia tidak hanya mengandalkan mobil-mobil berkilau. Mereka membangun sebuah K-Street Zone, sebuah area yang membawa atmosfer jalanan Korea Selatan. Ini adalah langkah berani untuk membangun koneksi emosional, bukan hanya transaksional. Pengunjung diajak bukan hanya untuk melihat mobil, tetapi merasakan suasana negeri asal merek tersebut. Sebagai sebuah activation, ini cerdas; pengunjung yang berfoto di “Korea” atau mencoba Hanbok (pakaian tradisional Korea) secara organik akan menjadi brand ambassador di media sosial mereka.
“Inovasi sejati dalam pameran adalah ketika Anda bisa membuat pengunjung lupa bahwa mereka sedang berada di dalam ruang pameran konvensional,” ujar Albertus Welly Nugroho, VP Commercial of Kia Sales Indonesia, dalam keterangan resminya. “Kami ingin setiap orang yang datang merasakan bagaimana kami terus berkembang.”
Pendekatan Kia juga menyentuh aspek eksklusivitas yang sangat jitu. Mereka meluncurkan Limited Black Edition untuk dua model andalan, yang hanya tersedia selama GIIAS berlangsung. Jumlahnya sangat terbatas: hanya 150 unit untuk The all-new Carens dan 100 unit untuk The new Sonet. Dalam strategi bisnis, kelangkaan adalah pemicu aksi. Scarcity ini menciptakan rasa urgensi yang dahsyat di kalangan calon pembeli. Setiap unit edisi hitam ini dibanderol dengan harga spesial, Carens Black Edition Rp 339 juta dan Sonet Black Edition Rp 288 juta (OTR Jakarta), sebuah tawaran yang sengaja dibuat untuk menciptakan “gegeran” di lantai pameran.
Suasana kompetisi juga dipanaskan melalui program Lucky Draw yang menggiurkan. Dengan hanya melakukan booking fee minimal Rp 5 juta untuk model Sonet, Carens, atau Seltos, pengunjung berkesempatan memenangkan hadiah hingga Rp 50 juta. Ini adalah trik klasik pemasaran event yang ampuh: mengubah transaksi besar menjadi pengalaman mendebarkan yang sayang untuk dilewatkan.
Namun, Kia juga sigap melayani pengunjung yang sekadar “nonton”. Mereka menyediakan Kia Café, sebuah ruang istirahat yang nyaman di tengah hiruk pikuk pameran, dan Dealer Lounge sebagai area konsultasi. Sebuah strategi customer journey yang lengkap: menggoda dengan pengalaman (K-Street), memanjakan dengan kenyamanan (Café), dan menutup dengan transaksi (Dealer Lounge).
Kehadiran The all-new Seltos yang resmi dipasarkan dan dapat langsung diuji coba (test drive) menjadi ‘bintang lapangan’ yang memantapkan komitmen mereka sebagai penyedia solusi mobilitas modern. Ditambah lagi dengan program Special Benefit berupa pemeriksaan gratis 31 titik dan diskon oli hingga 25 persen untuk model-model tertentu, Kia menunjukkan bahwa fokus mereka tidak berhenti pada penjualan, tetapi juga pada membangun ekosistem loyalitas.
Dari perspektif event organizer, apa yang dilakukan Kia di GIIAS 2026 adalah pertunjukan kelas atas tentang bagaimana menyinergikan produk dengan pengalaman, activation dengan transaksi, dan atmosfer global dengan preferensi lokal. Mereka berhasil membuat sebuah pameran mobil terasa seperti festival budaya yang menawarkan kebanggaan tersendirI. |WAW-DEOJ