Siasat Besar di Balik Panggung ROAR30
Presiden Komisaris / Presiden & Group CEO Maybank Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Direksi Maybank Group
Bagaimana Maybank Memanggungkan Visi 2030 ke dalam Sebuah Peluncuran
DUNIAEOJAKARTA.COM – 28 Januari 2026 bukanah sekadar tanggal di kalender. Hari itu, gedung tinggi di kawasan Sudirman menjadi saksi sebuah perhelatan yang dirancang bukan hanya untuk mengumumkan strategi baru, melainkan memanggungkan sebuah narasi besar tentang masa depan. Malayan Banking Berhad (Maybank Group) meluncurkan ROAR30, peta jalan lima tahun dengan target Return on Equity (ROE) 13-14 persen pada 2030. Namun, di balik angka-angka ambisius itu, tersembunyi kisah tentang bagaimana sebuah acara corporate launch diubah menjadi pengalaman yang humanising, persis seperti janji inti strategi mereka.
Acara itu tidak dimulai dengan presentasi powerpoint yang kaku. Para tamu disambut oleh instalasi visual yang memproyeksikan tiga pilar strategi ROAR30 Humanising Financial Services, Bisnis Berskala Besar, dan Fondasi yang Kuat dalam bentuk seni digital interaktif. Setiap pilar tidak hanya ditulis, tetapi “dihidupkan” melalui cerita mini tentang nasabah UKM, praktik keuangan berkelanjutan, dan inovasi teknologi. Ini adalah langkah pertama Event Organizer (EO) dalam menerjemahkan jargon korporat menjadi emosi dan cerita yang relatable.
Kunci Sukses Dari Balik Layar, Data sebagai Bintang Utama
Kehebohan acara ini tidak terletak pada kemeriahannya, tetapi pada kemampuannya menjadikan data dan target yang kompleks menjadi menarik dan mudah dicerna. EO bekerja ekstra keras dengan tim komunikasi Maybank untuk mengubah target seperti pembiayaan berkelanjutan senilai RM300 miliar, pemberdayaan 3 juta jiwa, atau investasi teknologi senilai RM10 miliar, menjadi visualisasi yang powerful. Grafik bukan sekadar bagan, tetapi animasi yang menunjukkan aliran dana, dampak sosial, dan peta ekspansi digital di ASEAN.
Sesi peluncuran oleh Presiden & Group CEO Maybank, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli, didesain lebih seperti sebuah fireside chat yang intim daripada pidato formal. Panggung didominasi oleh layar lebar yang menampilkan testimoni video langsung dari nasabah di Malaysia, Indonesia, dan Singapura, terkait pengalaman mereka dengan layanan Maybank. Hal ini menegaskan komitmen Humanising Financial Services bukan sebagai slogan, tetapi sebagai realita yang sudah berjalan, dibuktikan dengan skor Relational Net Promoter Score (rNPS) di atas +40 di ketiga negara utama tersebut.
Inovasi Kreatif, Menghubungkan Konsep dengan Konteks Lokal
Puncak keunikan acara ini adalah segmen “Gambaran Strategis ROAR30”. Alih-alih presentasi monoton, setiap pilar strategis diperkenalkan melalui sebuah mini-dokumenter pendek. Untuk pilar keuangan syariah global, ditampilkan kolaborasi Maybank dengan pelaku e-commerce dan industri halal di Asia Pasifik. Untuk pilar wealth management, ditunjukkan simulasi penggunaan segmentasi perilaku berbasis AI yang mempersonalisasi rekomendasi investasi.
Yang cerdas, EO menyisipkan konteks lokal Indonesia dengan sangat halus. Pencapaian Maybank Indonesia, seperti jaringan 278 cabang, aset Rp197,96 triliun, dan peran WOM Finance serta Maybank Finance, tidak disebutkan dalam slide terpisah. Data-data itu diintegrasikan dalam cerita besar tentang dukungan terhadap UKM sebagai tulang punggung ekonomi, dengan komitmen mobilisasi pembiayaan UKM hingga RM100 miliar. Acara ini berhasil menampilkan Maybank bukan sebagai entitas asing, melainkan bagian yang sudah mengakar dan berkontribusi pada ekonomi riil Indonesia.
Isu yang Menjadi Perhatian Publik
Acara ini dengan cermat menyentuh isu-isu yang sedang menjadi perhatian publik global. Komitmen carbon neutral 2030 dan net zero 2050, beserta pencapaian penurunan emisi 57,7 persen, ditampilkan bukan sebagai compliance, tetapi sebagai bagian dari kepemimpinan berpikir. Sertifikasi MSCI ESG “AAA” yang baru diraih dijadikan penanda kredibilitas.
Demikian pula dengan kepemimpinan digital. Angka-angka fenomenal seperti transaksi digital lebih dari RM4 triliun sejak 2020 dan 10,68 juta pengguna digital aktif, dikemas dalam narasi tentang keandalan layanan (uptime) 99,9 persen. Ini adalah pesan kuat di tengah masyarakat yang semakin digital namun masih khawatir dengan keamanan dan stabilitas sistem.
Fondasi Sukses, Koordinasi Ketat dan Narasi yang Manusiawi
Kunci sukses penyelenggaraan acara ini terletak pada dua hal. Pertama, koordinasi ketat antara EO, tim internal Maybank, dan semua pemangku kepentingan untuk memastikan setiap data, dari ROE 11,5 persen dalam 9M FY2025 hingga alokasi dana sosial RM100 juta per tahun, disajikan dengan akurat dan dalam konteks yang tepat. Kedua, dan yang paling utama, adalah konsistensi pada narasi humanising. Setiap angka, setiap target, selalu dikaitkan kembali dengan dampaknya bagi nasabah, komunitas, dan ekonomi.
Peluncuran ROAR30 lebih dari sekadar konferensi pers. Itu adalah sebuah storytelling masif yang berhasil mengubah strategi korporat menjadi sebuah janji yang bisa dilihat, dirasakan, dan dipercaya. Acara ini membuktikan bahwa di tangan EO yang piawai, peluncuran sebuah visi bisnis bisa menjadi momentum inspiratif yang tidak hanya memotivasi karyawan dan investor, tetapi juga mencerahkan publik tentang peran sebuah lembaga keuangan dalam membentuk masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Mereka tidak hanya meluncurkan strategi, tetapi juga memanggungkan kepercayaan. |WAW-DEOJ