Enam Tahun Kolaborasi, Extrajoss dan Persebaya Buktikan Sponsorship Bukan Sekadar Kontrak
Seremoni Extrajoss dan Persebaya Lanjutkan Energi Bersama Menuju Satu Abad Bajul Ijo | IST
Sinergi jangka panjang yang berakar dari kota yang sama kini memasuki babak baru menuju satu abad Bajul Ijo
DUNIAEOJAKARTA.COM – Dalam industri event dan sponsorship, hubungan antara sebuah merek dengan klub olahraga kerap berakhir seiring berakhirnya musim. Namun, ada pengecualian bagi Extrajoss dan Persebaya Surabaya. Enam tahun sudah energi yang sama mengaliri kedua pihak. Bukan lagi sekadar hubungan sponsor dan klub, kolaborasi ini telah bertransformasi menjadi sebuah ikatan yang tumbuh melampaui angka-angka di atas kertas kontrak.
Memasuki tahun keenam kebersamaan, Extrajoss dan Persebaya meluncurkan babak anyar kolaborasi dengan mengusung semangat “Laki Wani, Extra Laen” . Bagi para pegiat event dan kreator industri kreatif, ini bukan sekadar tagline. Ini adalah sebuah masterplan yang mempertemukan dua karakter besar. Persebaya dengan identitas WANI! milik Bajul Ijo, dan Extrajoss dengan semangat Laki Berani Extra Laen.
“Enam tahun bersama berarti kami sudah melewati banyak pertandingan, tantangan, perubahan, dan pencapaian. Dari perjalanan itu kami melihat ada karakter yang sangat kuat dan saling bertemu: keberanian,” ujar Febrian Adiputra, Head of Energy and Sports Nutrition KALBE Consumer Health .
Lebih dari Sekadar Kemitraan
Yang menarik untuk dicermati oleh para event organizer adalah bagaimana strategi kolaborasi ini dibangun. Candra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya, menekankan bahwa mereka menolak hubungan transaksional.
“Kita menyebut partner-partner kita ini dengan mitra, bukan sekadar sponsor yang transaksional memberikan nilai-nilai tertentu, tapi lebih ke partnership. Sehingga hubungannya bisa lebih dalam, emosional,” ungkap Candra kepada awak media di Surabaya .
Bagi event organizer, ini adalah pelajaran berharga. Kolaborasi jangka panjang seperti ini membuka ruang kreativitas tanpa batas. Persebaya punya waktu untuk merencanakan program, dan Extrajoss punya kesempatan untuk terintegrasi dalam ekosistem klub, mulai dari sport science hingga aktivasi komunitas.
Akar yang Sama, Langkah yang Sejalan
Keunikan kolaborasi ini terletak pada kesamaan akar. Extrajoss lahir di Surabaya pada 14 Agustus 1994, sementara Persebaya lahir pada 18 Juni 1927 . Sama-sama lahir dari Kota Pahlawan, sama-sama membawa semangat keberanian. Bahkan, kata “Joss” dalam bahasa Surabaya berarti mantap.
Kesamaan ini menjadi fondasi kuat yang jarang ditemukan dalam kolaborasi merek dan klub di Indonesia. Momentum ini semakin terasa istimewa karena Persebaya tengah menuju tonggak bersejarah: satu abad pada 2027 .
Menggerakkan Ekosistem dari Lapangan ke Tribun
Poin paling krusial bagi industri EO adalah rencana aktivasi yang melibatkan suporter. Extrajoss tidak hanya hadir di dada jersey atau di pinggir lapangan. Mereka akan membawa energi ke tribun dan komunitas.
“Extrajoss akan menghadirkan sejumlah kegiatan yang mempertemukan sepakbola, hiburan, dan komunitas, termasuk nobar, e-football, hingga after party after match bersama Bonek dan Bonita,” tulis siaran pers tersebut .
Model aktivasi ini mengubah cara pandang bahwa sponsorship hanya soal eksposur logo. Ini adalah pendekatan 360 derajat yang menyentuh fans secara personal. Bagi EO, ini membuktikan bahwa kolaborasi yang berhasil adalah yang mampu menciptakan pengalaman langsung bagi audiens, bukan sekadar menjual produk.
Menjelang satu abad Persebaya, kolaborasi ini bukan hanya tentang menjaga apa yang sudah dicapai, tetapi tentang keberanian untuk mengejar pencapaian berikutnya. Sebuah kemenangan di Piala Presiden 2026 menjadi energi baru, namun bukan akhir perjalanan . “Trofi tentu harus dirayakan. Tetapi setelah menjadi juara, ekspektasi naik dan tantangan semakin besar,” pungkas Febrian.
Bagi para stakeholder industri event, kisah Extrajoss dan Persebaya adalah bukti bahwa keberanian untuk konsisten dan berinovasi adalah kunci utama menciptakan dampak yang lebih dari sekadar acara. |WAW-DEOJ